Home Support & Promote Ruru Gallery HALOMONO 3rd EDITION

Pada 2008 ruangrupa mengelola RURU Gallery, sebuah ruang yang mendukung kreativitas seniman, kurator, dan penulis muda melalui program pameran yang segar dan kritis. Dalam setahun RURU Gallery mengadakan enam pameran dengan sistem kuratorial, baik bagi pameran tunggal maupun kelompok yang melibatkan seniman dan kurator muda. Setiap pameran didukung publikasi berupa katalog, hubungan dengan media massa, serta penyediaan dana bantuan produksi karya bagi seniman. Karya-karya yang ditampilkan merupakan karya dengan gagasan menarik yang berhubungan dengan masyarakat kontemporer, tidak berorientasi komersial, dan terbuka untuk berbagai karya visual, seperti fotografi, video, instalasi, performans, komik, dan medium interaktif lainnya.

HALOMONO 3rd EDITION

Pameran Kelompok HALOMONO:
“HALOMONO 3rd EDITION”
Lukisan, fotografi, instalasi, video, grafiti, stiker, pertunjukan music

Kurator: Indra Ameng

Seniman: Kicky TOTER, Albert Judianto, ADEITAMEDA, Unboundkill, Saleh Husein, Rendha Rais, LIGHT PROYEK (Yoga, Hasan, Firman), Ludmila Gaffar, Ika Putranto, Varin Wibowo, Nadia Rachel.

Pembukaan: Sabtu, 11 Oktober 2008 / 17.00
Dimeriahkan oleh: Racun Kota, Motoric Mathematics, Bondi Ned Hansel, Arcade Playmate, Dj LMS,  Dj LGB, Dj kK (elektrovirgoagogo).
Pameran: 13 – 25 Oktober 2008 / 11.00 – 21.00

RURU Gallery
ruangrupa

Jl. Tebet Timur Dalam Raya No. 6, Jakarta Selatan 12820
t/f: +62 21 8304220
e-mail:  This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
www.ruangrupa.org

HALOMONO adalah sebuah acara di Jakarta yg menyajikan pameran karya visual dari seniman muda ibukota yang diselingi dengan penampilan band dan DJ. Halomono sudah berlangsung 2 kali, pada Halomono 1, seniman yang terlibat adalah Wormo, Darbotz, Tutu, Suzuku, Evildo, Pope, dan  Denial, Polyponi, Derai Maksimal. Pada Halomono 2 - Female Edition, diisi oleh seniman-seniman perempuan seperti Sanchia, Lisza, Heditya, Keke Tumbuan, Aprilia Apsari, Zsou and The beast iron, Ludmila Gaffar, Evelyn Pritt, dan DJ Asung, DJj Yoca, Kudaponi, dll.

Pada acara HALOMONO 3 ini, RURU Gallery bekerjasama dengan HALOMONO mengundang 11 seniman muda untuk mempresentasikan karya-karya terbarunya dalam sebuah pameran kelompok. Sebagian dari mereka adalah lulusan sekolah seni, dan semuanya sekarang bekerja di bidang kreatif, diantaranya sebagai ilustrator, fotografer, musisi, dan tattoo artist.

Seniman yang diundang mengikuti pameran ini dipilih berdasarkan keragaman medium yang digunakan. Albert Judiyanto, Ludmilla Gaffar, Nadia Rachel, dan Rendha Rais yang juga bekerja sebagai fotografer menggunakan medium fotografi untuk memvisualkan gagasan-gagasannya. Ika Putranto dan Varinnia Wibowo yang bekerja sebagai ilustrator, menggunakan medium lukisan yang sangat dipengaruhi oleh desain grafis, begitu juga dengan Saleh Husein yang memiliki latar belakang studi lukis, menggunakan medium lukisan untuk karya potret dirinya. Kiky Toter yang sering membuat karya grafitti, membawa “kebiasannya” ini dan ketertarikannya pada street art ke dalam karyanya. Adeitameda dan Unbound yang juga bekerja sebagai tattoo artist, mengeksplorasi kekuatan seni gambar yang mereka miliki pada karyanya. Yang disebut terakhir juga membawa kesukaannya terhadap musik dalam membentuk karakter karyanya. Light Proyek, kelompok yang kerap bekerja sebagai visual jockey, membuat sebuah karya instalasi video.

Seperti umumnya seniman muda lainnya, seniman-seniman muda ini memiliki kecenderungan untuk membawa “kesenangannya” akan budaya pop yang dekat dengan dunia mereka ke dalam karyanya. Kesenangan mereka terhadap dunia fashion, desain grafis, musik, film, gaya hidup perkotaan dan sub-kultur sangat mempengaruhi tema-tema dan bahasa artistik yang dipakai. Membawa hal-hal yang lekat dengan dunia kaum muda perkotaan ke dalam karya seni mereka. Kegiatan berkesenian di sini menjadi sebuah proses untuk bersenang-senang, dan juga untuk “merayakan” kesenangan dan “kemudaan” lewat karya seni.

Pameran yang menggabungkan unsur entertainment dan “having fun” ini menjadi sebuah atmosfir yang  ditawarkan dalam acara pembukaan di RURU Gallery kali ini. RURU Gallery menjadi ruang pamer, ruang performance, dan tempat berkumpul. Music performance menjadi appetizer untuk mengantarkan karya seni kepada pengunjung pameran. Semua elemen ini saling berkaitan satu sama lain untuk menciptakan sebuah atmosfir. Atmosfir adalah yang terpenting dalam pameran ini. Fenomena acara-acara seperti ini dan atmosfir menjadi sebuah “peristiwa” yang dibawa dan dihadirkan dalam pameran kali ini di RURU Gallery.

 


Tebet Timur Dalam Raya, no.6
Jakarta Selatan
12820
INDONESIA
p/f: +62-21-830.4220
e-mail: info@ruangrupa.org